Showing posts with label Informasi Menarik. Show all posts
Showing posts with label Informasi Menarik. Show all posts

Pupuk Dan Tumbuhkan Cita-Cita Sang Anak

Setiap orangtua pasti ingin anaknya meraih cita-cita yang diinginkan oleh anaknya. Ada anak yang ingin menjadi dokter, pilot, pramugari, tentara dan masih banyak lainnya. Dukungan dan usaha adalah modal sang anak untuk meraih cita-cita yang diingingkannya kelak.

Ada beberapa Cara untuk Memupuk dan Menumbuhkan Cita-Cita Sang Anak. Mau tahu carannya ? Simak ulasan berikut :

Beri dukungan
Ada anak yang ingin menjadi seorang perdana menteri. Bila anak kita ingin melakukan sesuatu yang luar biasa, jangan dianggap angin lalu. Beri dukungan agar ia berjuang mewujudkannya.

Beri Tantangan
Meminta anak-anak untuk selalu mengenakan pakaian berbahan katun wol menimbulkan kesan seolah-olah dunia ini lebih menakutkan dari kenyataan yang sebenarnya. Sebaliknya, berilah tantangan-tantangan tertentu kepada anak-anak, yang mendorong mereka berpikir luas. Kemudian, rayakan keberhasilannya.

Kenali Dunia Luas
Beri kesempatan kepada anak-anak untuk melihat berbagai hal baru, tempat-tempat baru, dan untuk bertemu orang-orang baru. Tidak ada orang yang bisa mengubah dunia ini dengan hanya mengurung diri di rumah. Bawa mereka jalan-jalan.

Beli Buku
Merupakan hal biasa bila seorang pengarang mendorong orang membeli buku. Membaca bisa memperluas wawasan dan menjadi sumber inspirasi cita-cita. Karena itu, biasakan diri membeli buku.

Mengagumi Tokoh
Tidak ada salahnya bila kita mengagumi tokoh atau pahlawan tertentu. Kenyataannya, itu bisa menjadi cara brilian agar fokus pada cita-cita atau ambisi tertentu. Dorong anak-anak belajar bagaimana tokoh atau pahlawan favorit mereka mengukir prestasi dan cita-cita serta bagaimana semua itu dirintis.

Main Peran
Permainan kreatif bisa memicu berkembangnya kreativitas. Biasanya anak-anak melakukan ini secara naluriah. Namun, lebih baik lagi bila kita mendorong dan membuat skenario tertentu untuk mereka mainkan.

Bermain Berkelompok
Anak-anak akan tumbuh semakin percaya diri bila rutin bermain bersama anak-anak lain. Di sana, mereka juga belajar bagaimana cara mempengaruhi orang lain.

Terima Perubahan
Bila sebelumnya anak kita sangat ingin menjadi astronot dan hari ini tiba-tiba sangat ingin menjadi pilot, jangan mengejeknya. Perubahan itu mungkin terjadi setelah ia berpikir panjang dan akhirnya merasa kalau menerbangkan pesawat lebih mudah dicapai daripada menjadi astronot.

Bukan Soal Uang
Jangan memaksa anak-anak mengejar karier tinggi-tinggi. Dalam hidup ini, ada hal lain yang lebih mulia dari pada uang.

Semua Bisa Terjadi
Setiap individu merupakan pribadi yang unik. Dunia saat ini jauh lebih egaliter daripada sebelumnya. Apapun bisa terjadi bila kita mau mencapainya dengan sepenuh hati. Jangan menyia-nyiakan cita-cita atau impian.

Sumber

Membuat Perangkap Nyamuk Sederhana

Siapa yang setiap malam menjadi santapan nyamuk?? Pastinya kesal sekali kalau digangguin terus waktu kita tidur atau lagi enak enaknya ngeblog malah di ganggu nyamuk, banyak sebenarnya solusi untuk mengatasi masalah nyamuk, namun kita coba dengan TTG (teknologi tepat guna) yang aman untuk mengatasi masalah nyamuk ini, meskipun cara ini menurut saya sudah lama.. Utuk bahan-bahannya cukup mudah didapat kok.

bahan-bahan :
- Botol plastik bekas ukuran 1,5 liter.
- 200 ml air
- 50 gram gula merah
- 1 gram ragi (beli di toko makanan kesehatan, warung, atau pasar)

bangaimana cara untuk membuatnya?

1. Potong botol plastik di bagian tengah. Simpan bagian atas/mulut botol.

2. Campur gula merah dengan air panas. Biarkan hingga dingin dan kemudian tuangkan di separuh bagian potongan bawah botol.



3. Tambahkan ragi. Tidak perlu diaduk. Ini akan menghasilkan karbon-dioksida.



4. Pasang/masukkan potongan botol bagian atas dengan posisi terbalik seperti corong.



5. Bungkus botol dengan sesuatu yang berwarna hitam, kecuali bagian atas, dan diletakkan di beberapa sudut rumah kamu.



Nah, dalam dua minggu kamu akan lihat nyamuk-nyamuk terperangkap ke dalam botol, dan bagaimana penejelasan ilmiah tentang ini?

Tentu saja nyamuk suka karbon dioksida atau CO2. gula merah dan ragi akan menghasilkan CO2, maka dari itulah mengapa nyamuk datang. hehe..
Briptu Norman Kuliah Gratis di UBK

Briptu Norman Kuliah Gratis di UBK

Kabar baik tengah melingkupi anggota Brimob Polda Gorontalo, Briptu Norman Kamaru, yang tengah menjadi "selebriti" karena video menyanyinya tersebar luas di dunia maya. Setelah diizinkan masuk dapur rekaman, Senin (11/4/2011), ia mendapat beasiswa dari Universitas Bung Karno (UBK) untuk menempuh pendidikan S-1 di Fakultas Hukum UBK secara gratis.

Penghargaan tersebut diserahkan secara langsung oleh Pendiri Universitas Bung Karno, Rachmawati Soekarnoputri. Menurut putri Presiden pertama RI itu, penghargaan tersebut merupakan apresiasi bagi Briptu Norman, yang telah menghibur masyarakat melalui videonya.

"Penghargaan ini sebagai apresiasi atas segala prestasi yang didapat oleh Briptu Norman dalam menciptakan suatu pencitraan yang baik bagi Kepolisian RI," ujar Rachmawati dalam kata sambutannya di Aula UBK, Jakarta.

Rachmawati mengaku telah lama menjalin hubungan erat dengan Brimob. Ia berharap penghargaan yang diberikan kepada Briptu Norman mampu mempererat hubungan antara Kepolisian RI dan UBK.

"Sejak saya kecil, ayah saya (Soekarno) mempunyai hubungan yang erat dengan anggota Brimob yang berjuang dalam operasi pembebasan Irian Barat. Jadi, bagi saya tidak ada keanehan," kata Rachmawati.

Selain mendapatkan beasiswa, Briptu Norman juga mendapatkan satu buah sepeda motor. Para petinggi Polri turut hadir dalam acara ini, seperti Kabid Humas Polri Kombes Boy Rafli Amar.

Seperti diberitakan, aksi Norman dalam video berjudul "Polisi Gorontalo Menggila" membuat namanya melambung bak artis Ibu Kota. Dalam video tersebut, Norman tampak hafal betul membawakan lagu yang berjudul "Chaiyya-Chaiyya" dengan menirukan gerakan penyanyi asal India, Shahrukh Khan.

Sumber : Kompas.com

Hahahaha.!! mas Norman emang lagi hoki ya. di lain waktu saya coba ikut mejeng di Youtube ah.. siapa tau bisa hoki.
Berhentilah Sekolah Sebelum Terlambat!!

Berhentilah Sekolah Sebelum Terlambat!!

Oleh Yudhistira ANM Massardi

ILUSTRASI: Sekolah-sekolah hanya membunuh kreativitas para siswa. Maka, harus dilakukan revolusi di bidang pendidikan yang lebih mengutamakan pembangunan kreativitas.

KOMPAS.com - Jika orientasi pendidikan adalah untuk mencetak tenaga kerja guna kepentingan industri dan membentuk mentalitas pegawai, --katakanlah hingga dua dekade ke depan--, yang akan dihasilkan adalah jutaan calon penganggur. Sekarang saja ada sekitar 750.000 lulusan program diploma dan sarjana yang menganggur.

Jumlah penganggur itu akan makin membengkak jika ditambah jutaan siswa putus sekolah dari tingkat SD hingga SLTA. Tercatat, sejak 2002, jumlah mereka yang putus sekolah itu rata- rata lebih dari 1,5 juta siswa setiap tahun.

Dalam "kalimat lain", ada sekitar 50 juta anak Indonesia yang tak mendapatkan layanan pendidikan di jenjangnya. Jadi, untuk apa sebenarnya generasi baru bangsa bersekolah hingga ke perguruan tinggi?

Jika jawabannya agar mereka bisa jadi pegawai, fakta yang ada sekarang menunjukkan orientasi tersebut keliru. Dari sekitar 105 juta tenaga kerja yang sekarang bekerja, lebih dari 55 juta pegawai adalah lulusan SD! Pemilik diploma hanya sekitar 3 juta orang dan sarjana sekitar 5 juta orang. Jika sebagian besar lapangan kerja hanya tersedia untuk lulusan SD, lalu untuk apa anak-anak kita harus buang-buang waktu dan uang demi melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi?

Sir Ken Robinson, profesor pakar pendidikan dan kreativitas dari Inggris, dalam orasi-orasinya, yang menyentakkan ironisme: menggambarkan betapa sekarang ini sudah terjadi inflasi gelar akademis sehingga ketersediaannya melampaui tingkat kebutuhan. Akibatnya, nilainya di dunia kerja semakin merosot.

Lebih dari itu, ia menilai sekolah-sekolah hanya membunuh kreativitas para siswa. Maka, harus dilakukan revolusi di bidang pendidikan yang lebih mengutamakan pembangunan kreativitas.
Paul Krugman, kolumnis The New York Times yang disegani, dalam tulisannya pada 6 Maret 2011, menegaskan fakta-fakta di Amerika Serikat bahwa posisi golongan kerah putih di level menengah— yang selama beberapa dekade dikuasai para sarjana dan bergaji tinggi--, kini digantikan peranti lunak komputer. Lowongan kerja untuk level ini tidak tumbuh, malah terus menciut. Sebaliknya, lapangan kerja untuk yang bergaji rendah, dengan jenis kerja manual yang belum bisa digantikan komputer, seperti para petugas pengantaran dan kebersihan, terus tumbuh.

Kreativitas dan imajinasi

Fakta lokal dan kondisi global tersebut harus segera diantisipasi oleh para pemangku kepentingan dalam dunia pendidikan. Persepsi kultural dan sosial yang mengangankan bahwa semakin tinggi jenjang pendidikan semakin mudah mendapatkan pekerjaan adalah mimpi di siang bolong!

Namun, jika orientasi masyarakat tetap untuk "jadi pegawai", yang harus difasilitasi adalah sekolah-sekolah dan pelatihan-pelatihan murah dan singkat. Misalnya untuk menempati posisi operator, baik yang manual seperti pekerjaan di bidang konstruksi, manufaktur, transportasi, pertanian, ataupun yang berbasis komputer di perkantoran.

Untuk itu, tak perlu embel-embel (sekolah) "bertaraf internasional" yang menggelikan itu karena komputer sudah dibuat dengan standar internasional. Akan tetapi, kualitas peradaban sebuah bangsa tak cukup hanya ditopang oleh para operator di lapangan. Mutlak perlu dilahirkan para kreator yang kaya imajinasi. Oleh karena itu, seluruh potensi kecerdasan anak bangsa harus dibangun secara lebih serius yang hanya bisa dicapai jika rangsangannya diberikan sejak usia dini.

Maka, diperlukan metode pengajaran yang tak hanya membangun kecerdasan visual-auditori-kinestetik, juga kreativitas dan kemandirian. Kata kuncinya adalah "kreativitas" dan "imajinasi"; dua hal yang belum akan tergantikan oleh komputer secerdas apa pun!

Zaman terus berubah. Sistem pendidikan dan paradigma usang harus diganti dengan yang baru. Era teknologi analog sudah ketinggalan zaman. Kini kita sudah memasuki era digital. Itu artinya, konsep tentang ruang dan waktu pun berubah.

Hal-hal yang tadinya dikerjakan dalam waktu panjang, dengan biaya tinggi, dan banyak pekerja, jadi lebih ringkas. Maka, tujuan paling mendasar dari suatu sistem pendidikan baru harus bisa membangun semangat "cinta belajar" pada semua peserta didik sejak awal. Dengan spirit dan mentalitas "cinta belajar", apa pun yang akan dihadapi pada masa depan, mereka akan bisa bertahan untuk beradaptasi, menguasai, dan mengubahnya.

Membangun semangat "cinta belajar" tak perlu harus ke perguruan tinggi. Kini seluruh ilmu pengetahuan sudah tersedia secara digital, bisa diakses melalui komputer di warnet ataupun melalui telepon genggam. Jadi, cukup berikan kemampuan menggunakan komputer, mencari sumber informasi yang dibutuhkan di internet, dan bahasa Inggris secukupnya karena di dunia maya tersedia mesin penerjemah aneka bahasa yang instan.

Anak-anak cukup sekolah 12 tahun saja (mulai dari pendidikan anak usia dini, PAUD)! Mereka tidak usah jadi pegawai. Dunia kreatif yang bernilai tinggi tersedia untuk mereka, sepanjang manusia masih ada.

Penulis adalah Sastrawan; Pengelola Sekolah Gratis untuk Dhuafa, TK-SD Batutis Al-Ilmi Bekasi

Sumber : Kompas.com

Tsunami di Jepang 11 Maret 2011

Duka mendalam tengah meliputi kawasan Jepang, gempa 8.8 SR yang disusul dengan gelombang tsunami setinggi 4 meter tersebut meluluhlantakkan daerah wilayah timur laut Jepang. Kantor berita Associated Press melaporkan tentang kejadian Gempa dan Tsunami di jepang ini, bahwa Gempa sudah terasa pada pukul 14.46 waktu setempat. Sekitar selang 30 menit kemudian terjadi gempa susulan dengan kekuatan 7,4 SR . Namun menurut pantauan Badan Survei Geologi AS menilai bahwa gempa pertama berkekuatan 8,8 SR dengan berpusat di kedalaman 24,3 km sekitar 130 km di sebelah timur Sendai di pulau utama Honshu Jepang.

Setelah kejadian gempa dengan kekuatan 8,8 SR tersebut yang menimpa Jepang, pihak Badan Meteorologi Jepang langsung mengeluarkan peringatan tsunami diseluruh daerah pesisir pantai timur Jepang, yang menghadapi Samudera Pasifik. Ternyata peringatan Tsunami di jepang tersebut bukan hanya untuk negara itu, Pusat Peringatan Tsunami Pasifik di Hawaii telah menyatakan peringatan Tsunami akibat gempa di jepang untuk beberapa negara antara lain, Rusia, Pulau Marcus, dan Kepulauan Mariana.

Selain beberapa negara diatas, peringata Tsunami akibat gempa di jepang juga dikeluarkan untuk negara lain, termasuk indonesia, Guam, Taiwan, Filipina, dan untuk negara bagian Hawaii, AS.

Ini adalah beberapa foto-foto bencana tsunami di jepang yang mengerikan.

















Mari kita berdoa untuk saudara-saudara kita disana semoga mereka diberi kesehatan, keselamatan, ketabahan dan kesabaran atas bencana ini.

Sumber : disini
Bagaimana Caranya Belajar Linux?

Bagaimana Caranya Belajar Linux?

Linux dari hari ke hari semakin terkenal. Sudah banyak sekali pengguna Linux sekarang ini. Bahkan di tahun 2011 ini dengar-dengar sudah mulai di galakkan sistem operasi Linux ini. So, apakah kamu mau ketinggalan dengan yang lain??

Ada beberapa tip supaya kamu bisa sedikit­-sedikit mengerti dan bisa menggunakan Linux. Tidak harus berurutan kok.


  1. Kamu bisa buka­-buka majalah atau website yang isinya berita perkembangan teknologi GNU/Linux agar semangat.
  2. Berkumpul dengan teman­-teman yang udah bisa mengoperasikan GNU/Linux. Supaya bisa saling sharing tentunya..
  3. Buka­-buka website yang isinya ilmu dan tanya jawab tentang Linux. Misalkan di www.linuxquestions.org, www.ilmukomputer.com, atau di berbagai mailinglist. Komunitas www.linux.or.id punya tempat tanya jawab. Ilmukomputer.com juga punya tempat mailinglist.
  4. Cicipi dulu “rasa” Linux dari live CD/DVD yang gak usah di­install di harddisk. Asalkan BIOSnya udah di­set supaya booting (start up) dari CD/DVD bukan dari harddisk. Tapi biasanya loading­nya lama. Tergantung RAM komputer kamu.
  5. Mempelajari konsep partisi harddisk serta penggunaan software untuk mem partisinya. Contohnya Partition Magic.
  6. Harus berani ngoprek (ngutak­-atik) komputermu. Jangan takut gagal. Saya sendiri udah beberapa kali gagal. Tapi Alhamdulillah akhirnya bisa juga.
  7. Kalo kamu bingung nentuin distro apa yang bakal digunain sehari­-hari, saya anjurkan kamu pake Ubuntu. Saya juga pake Ubuntu kok, ada beberapa alasan mengapa kamu perlu distro ini.­ Ubuntu punya banyak pilihan bahasa termasuk bahasa Indonesia.­ Ubuntu menggunakan desktop grafis GNOME yang simpel dan relatif mudah dipelajari.­ Ubuntu dikembangkan oleh komunitas murni yang didukung perusahaan, sehingga akan memudahkan upgrade software berlisensi gratis. ­ Ubuntu versi terbaru (10.10) memiliki proses instalasi yang lebih mudah dan cepat dibandingkan proses instalasi Windows XP, Bahkan Ubuntu 10.10 ini sudah ada aplikasi yang bernama Wubi, gunanya untuk bisa di instal di atas sistem operasi windows dan bisa di Uninstal di windows seperti aplikasi di windows. Untuk kesesuaian para pengguna awam di Indonesia, saya rasa Ubuntu cukup tepat.
  8. Kalo kamu punya persediaan uang yang cukup, tidak ada ruginya ikut kursusan komputer Linux. Atau membeli buku­buku tentang GNU/Linux.
  9. Jangan malas membaca, perlu sabar (menahan diri). Metode menyicil sama dengan “sedikit demi sedikit lama­-lama menjadi bukit.”
Saya ini bukannya udah ahli, tapi sering membaca perkembangan Linux di majalah atau tabloid. Jadi saya tetap harus diberi masukan dari rekan­-rekan ahli yang membaca postinganku ini.